Merindu Senja

Senja,

Terukir elok dari bebalik  rerumpun  

sembunyi,tapi seolah ia  mengerti.                                 

Tersampaikan perlahan pesan yang tersirat

dalam hati berbalik seolah ia menimpali

Ah..senja, tetap saja membuat  tersenyum

Kusibakkan kalimat demi kalimat

tertuliskan sejuta makna

menurutmu, apa yang akan tereja?

sekali lagi kusibak kalimat demi kalimat

“Aah..!” Terkejut saat ku menyadari sesuatu:)

Engkau dicipta untukku dan mereka

Datangmu membuat diri diam,

sudah apa yang  kita lakukan

sepanjang mentari terbentang,

Amanah, keshalihan sudahkah berpetualang?

 

Kembali teringatkan.

Kembali teringatkan keagungan siang dan malam

Untuk siapa Dia menciptanya,

Untukku,untukmu,apa tuk mereka

Hmmm..”tuk siapa saja yang tengah merindu senja

di setiap Masanya”

##Rina.a.Wieduri